if I fall in love

9 10 2008

Ya Allah, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu. Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta, jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu, agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu. Ya Rabbana, jika aku jatuh hati, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu. Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu, rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu. Ya Allah, jika aku rindu, jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan syurga-Mu. Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirmu. Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu, jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu. Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu, jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu. Ya Allah Engaku mengetahui bahawa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa pada taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-MU, telah berpadu dalam membela syariat-Mu. Kukuhkanlah Ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan Nur-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu. (As-Syahid Syed Qutb)





Karena “dia”….”Kamu”

26 09 2008

12:22 Bandung, Kedaton
Inspiration from id mhl…

karena kebahagian itu akan terus ada kepada orang yang pandai bersyukur…
karena sebuah wasiat…” apapun itu susah senang kita, pasrahkanlah ke Allah”
” setiap tetes air mata kita,air mata dari orang fakir miskin, yatim piatu, doa kita akan
menggetarkan Arsy”
” setiap kegagalan kita, yakinlah semua adalah bagian dari petunjuk Allah untu kebaikan kita”
” setiap keringat kita, adalah perjuangan untuk menuju rahmat dan ridhonya”
” karena cukuplah Hanya Allah lah penolong kita”

Semoga Hari ini aku terus diingatkan tentang segala hal yang betul-betul “ajaib” dalam kehidupanku.
untuk tetap bisa lebih bersyukur, bersyukur untuk apa yg telah Allah beri sampai saat ini,
karena sesungguhnya semua itu merupakan suatu “keajaiban”

Hmmm…
keluh kesah dalam langkah dan derap jalan hidup ini selalu kita ucapkan dan kita utarakan sebagai seorang manusia biasa kadang bukannya kita bersyukur atas segala sesuatu itu, tapi kita terus menuntut dan menggerutu, kenapa aku tidak diberi yang lebih baik? sebuah kata bijak dari seorang teman …”hidup ini tuh singkat, jadi nikmatilah dan manfaatkanlah sebaik mungkin karena segala hal yang terindah dan terbaik didunia ini tidak dapat dilihat, atau disentuhtapi dapat dirasakan jauh direlung hati kita.

entah ini hanya keingin atau rintihan bathin yang bergejolak disaat sendiri dan sepi hanya ditutup oleh tembok segi empat dengan kamarmandi sebagai pelengkapnya, almari dan meja serta telefisi yang ada didepanku…tirai hijaupun ikut menghiasi pancaran mentari yang bersinar kearahku.

aku rindu seseorang itu, rindu ini karenaMu ya Allah…aku ingin menyempurnakan ibadahku kepadaMu, aku rindu seorang “ukhti kecil” dia yang dulu selalu menghiasi hari-hariku untuk bisa tersenyum  disaat aku terpuruk dalam kubangan kesedihan dunia ini, dia yang menginagtkanku untuk tetap bersyukur atas semua yang kau beri ya Allah…dia salah satu keajaiban kecilMu yang diberi untukku.

aku hanya bisa memohon ya Allah Semoga aku memang disediakan untuknya di dunia ini, disaat aku sudah siap untuk menambah satu amanah lagi dalam kehidupan ini semoga semua itu akan menjadi nilai tambah kita bersama di hadapanMu, aku akan datang semoga dia menerimaku tanpa mencemaskan apapun biarlah iman ini InsyaAllah akan menjawabnya.aku percayakan semuanya kehadiratMU Ya Allah semoga dia terus berdoa untuk meyertaiku…dimanapun dia berad.

Aku yakin Allah tidak akan mentelantarkan kita, sedangkan kita senantiasa berjihad di sabil-Nya.

untuk adeku…”Ukhti kecilku” Aku maklum, bila sampai detik ini kau belum juga hadir. Permasalahan yang menimpa kaum kita  begitu banyak. Kesemuanya membentuk satu daftar panjang dalam agenda kita. Aku yakin ketidakhadiranmu semata-mata karena kesibukan dakwah yang ada. Satu kerja mulia, yang hanya sedikit orang terpanggil untuk ikut merasa bertanggung jawab. Insya Allah, hal itu akan membuat penantian ini seakan tidak pernah ada.

ukhtiku yang kucintai karena Allah Begitu indah menjadi wanita Dengan kelembutan dan kasihnya Dapat merubah dunia Jadilah diri-dirimu menjadi wanita sholehah Agar negeri menjadi indah Karena dirimu adalah tiang negeri ini Jadilah diri-dirimu menjadi wanita sholehah Karena esok negeri ini ditangan generasi kita Ukhti-ukhtiku yang kucintai karena Allah Begitu indah menjadi istri Setiap perbuatannya merupakan pahala untukmu Lakukan dengan ikhlas karena Allah Insya Allah dunia akhirat ada ditanganmu Ukti-ukhtiku yang kucintai karena Allah Semoga Allah yang Maha baik Menjadikanmu wanita dan istri sholehah Membantu dan membimbing untuk tetap dijalanNya Amiin. Untuk ukhtiku dimanapun dirimu berada…

Miss U….





Selamat Idul Fitri

26 09 2008

Selamat idul fitri
Mohon maaf lahir bathin ya de..
TaqobalAllahu minna wa minkum Taqobal Ya Kariim…

maaf jika selama ini mas banyak salah ke ade…sering becanda & ngeldekin dll, pokoknya maafin mas apabila selama kita kenal mas punya salah baik disengaja maupun tidak…

ehm…jaga hati ya ade.
Jangan biarkan noda-noda hitam mengotori hatiMu yang Allah jadikan suci.
Biarkan dakwah membawamu dekat padaNya, bukan sebaliknya. Perjalananmu masih panjang.
Terus jagalah kemurnian dakwah ini dengan akhlak Islami.
Semoga Allah memudahkan jalan yang kita lalui.

Amiin…

semua membuat mas sadar…
Cukuplah Allah…yang menjadi pemeliharaku pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
mas sadar hanyalah pada Allahlah
mas akan menemukan apa yang namanya cinta sejati karena hanya tentang Dialah pemilik seluruh jiwa ragaku…

(Thanks 4 your inspiration)





Welcome to The Jungle

17 09 2008

Bismillahirrohmanirrohim….

akhirnya ku putuskan untuk mengakhiri langkahku untuk menggapai gelar itu “disana” bersama dengan teman temanku, hm…sebuah keputusan yang berat memang, berjalan kembali menapaki rumput perjuangan ini, bukan demi “sesuatu”…tapi karena “sesuatu”…., aku masih terus melihat kenangan ketika aku pulang dari kantor menuju ketempat itu bencengkrama dengan teman-temanku mengikuti perkuliahan itu, lelah memang tapi…semua serasa hilang dengan berbagai canda dan tawa mereka, hmm….lagi-lagi aku bersyukur….aku punya banyak teman baik seperti mereka. hari-hari itu sudah tidak ada lagi.

sabtu,30 Agustus 2008 aku mulai menapakna kaki di ibukota ini, dari stasiun gambir aku dijemput,sedikit nunggu emang tapi aku nikmati dengan minum es teh di ruang tunggu kedatangan…akhirnya temenku datang “bib, aku udah didepan pintu kedatangan”. Alhamdulillah…udah dateng aku bergegas keluar, jabat tangan erat dari temanku, kalimat pertama yang aku dengar adalah “welcome to The Jungle”

fuihh…sampe juga dikontrakan tempat aku akan menginap untuk beristirahat menunggu interfiew di perusahaan yang aku lamar, jalanan tidak begitu macet seperti yang digembar-gemborkan,eh iya..karene weekend..:D , Jl Palapa 3 no 23 Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, alamat yang tertera di secarik kertas putih disaku celanaku sesuai dengan alamat ketika aku duduk dan istirahat untuk menghela napas lelah dari perjalanan jauh, “eh mas asli mana?” aku jawab “dari semarang mas,tapi aku orang tegal mas” merekapun serentak menjawab “wah sama kita-kita juga dari sana”, senyuman bersahabat dari mereka ucapan dan logat-logat jawa mereka sedikit membuat aku lupa klo aku sudah di ibukota. seteguk air putih aku minum dengan meminjam gelas dari temenku, Alhamdulillah ya Allah kau beri nikmat dengan seteguk air putih ini dan teman-teman yang baik, serta tempat berteduh yang sederhana tapi penuh kehangatan keluarga.

1 Ramadhan 1429 H, aku “nebeng” berangkat ketempat wawancara kerjaku, jam stengah tujuh dari tempat tinggal sementaraku,dengan pakaian serba rapi, sepati terserir hitam legam, jam tangan di pergelangan kiriku, aku memakai kemeja merah marroon saat itu,  dengan terus berdoa dan berharap harap cemas, aku memasuki ruang demi ruang perusahaan itu.

jam 10.00 akhirnya kita mulai dipanggil satu persatu untuk mengahadap HDR&GA, tahapan demi tahapan alhamdullah terlalui, sampai dengan satu tahapan itu…”mafatihul habibi”…ehm namaku dipanggil keruangan,dalam lembaran kertas berwarna coklat muda berisi kontark kerja,aku membacanya dengan seksama,dengan sopan dan lirih terdengar suara, “syarat disini 3 bulan kamu harus bisa punya sertifikasi, dan itu bersifat wajib.” Subhanallah secepat ini rizki itu datang dari Allah, setelah aku baca semua term n beberapa-beberapa kesepakatan aku setuju untuk tandatangan diatas kertas kuning diatas sehelai materai untuk bisa belajar dan bergabung disana. Alhamdulillah….puji syukurku, sebuah pekerjaan yang aku inginkan alhamdullah diberi kesempatan untuk berkarya dan belajar disana.

Welcome to The Jungle….

Jakarta….hehe,aku masih inget 3 hari yang lalu aku berucap, ” ah enakan disemarang, bersih…sejuk…aman…, dari pada dijakarta hayoooo” celotehku kepada seorang sahabat terdekatku…hmmm MasyaAllah hari senin aku udah bergabung bersama padatnya kota jakarta.

sorepun menjelang, alhamdullah adzan maghrib berkumandang, nikamatnya berbuka diawal ramadhan tahun ini, subhanallahwalhamdulillah wala ila ha illallahu Allahuakbar….begitu banyak nikmat yang Engkau limpahkan kehambamu ini….Hmmmm….seteguk teh manis dan aku ma temen-temen pun sholat jamah bersama di mushola kantor.

selepas maghrib kita pulang kerumah/kost/kontrakan masing-masing, “naik 92″ itu kata-kata yang aku inget dari temen-temen, klo mau pulang ke kedoya, “metro mini 92″ hmmmm….jalan ternyata lagi lucu-lucunya….:D (muaaaceeet dimana-mana)….:D, panas banget n berjubel, alhamdullah aku dapat tempat duduk, jadi tidak ikut berdesakan dengan yang berdiri.

aku jadi sadar sesuatu, dan terus berucap syukur….

Ya Allah begitu berharganya setiap tetes keringat dimetromini ini,

keringat ini untuk ayah ibuku

keringat ini untuk adik-adiku

keringat ini untuk teman “ukhti kecilku” yang akan seperjuangan dengan ku dalam mengarungi indahnya kesempurnaan ibadah menuju ridho Mu ya Allah

keringat untuk anak-anaku nanti…

hehemmhe….senyum kecilku pun mengembang, Ya Allah puji syukurku dan sembah sujudku kehadiratMu, aku berjanji aku akan jadi orang yang lebih bersyukur atas semua nikamat dan cobaanmu, Hambamu ikhlas dan selalu bersabar jika semua yang aku alami adalah menuju jalan dan ridhoMu,

YA Allah, akhirnya aku sadara hanyalah pada diriMu
ku kan temukan cinta sejatiku
kusadari hanyalah tentang diriMu pemilik seluruh jiwaku…

============================================================





Akhir dari sebuah perjalanan yang panjang

27 05 2008

21 February 2008 (00:41)
Apakah saat ini waktu yang tepat untuk introspeksi diri kita masing-masing karena pada kenyataannya kita berjalan pada ego masing-masing mungkinkah solusi terbaik saat ini kita cukup jadi teman saja? Agar tidak selalu ada kekecewaan diantara kita. Night…….

Bait demi bait sepenggal demi sepenggal alunan kehidupan cintaku…hanya berakhir dengan sebuah kata maaf…namun semua sudah cukup membuktikan bahwa jalan yang tebaik sekarang hanyalah dengan berpisah…
Maaf …
Maaf…
Maaf…
Cereita ini akan menjadi suatu kenangan yang terindah di masa tuaku nanti…
Terimakasih cinta…

SEdikit cerita tentang cintaku
Perjalanan yang tak sependek tulisan tangan kata”Cinta”
Berartikah itu nanti…
Ak tidak akan pernah mengerti apa sebenarnya “cinta” yang aku alami pada saat itu…

Berlahan…
Apa yang namanya cinta muncul dengan pengertian yang begitu agung
Semyumannya…
Tangisannya…
Doanya…
Perjuangannya…
Kasih sayangnya…
Sabarnya…
Tiap menit yang berlalu dikehidupannya…
Demi “cinta”
karena cinta dia begitu kuat diatas kerapuhan tulang-tulangnya
air mata yang menetes bersama doa adalah kekuatan jiwa yang tak akan pernah tertandingi dari apapun didunia ini
sujud pintanya adalah bantuan lebih dari apapun dari sesuatu yang dikatakan lebih…
senyumnya adalah penyejuk hati pelipur lara penjaga jiwa yang rapuh pembangkit dari segala rasa asa yang terluka
ibu…
sujud baktiku ku persembahkan sepenuhnya untukmu
disetiap langkahku
di setiap hembus nafasku
nyawaku dan segenap ragaku adalah milikmu…





Babak baru telah dimulai…

2 02 2008

Sebuah kata bijak mengatakan : “Jangan pernah merasa malu dengan segala keterbatasan. Jangan merasa sedih dengan ketidaksempurnaan. Karena Allah, menciptakan kita penuh dengan keistimewaan. Dan karena

Allah, memang menyiapkan kita menjadi mahluk dengan berbagai kelebihan. Mungkin suatu ketika, kita pernah merasa kecil, tak mampu, tak berdaya dengan segala persoalan hidup. Kita mungkin sering bertanya-tanya, kapan kita menjadi besar, dan mampu menggapai semua impian, harapan dan keinginan yang ada dalam dada. Kita juga bisa jadi sering membayangkan, bilakah saatnya berhasil?
Kapankah saat itu akan datang? Teman, kita adalah layaknya benih kecil. Benih yang menyimpan semua kekuatan dari batang yang kokoh, dahan yang kuat, serta daun-daun yang lebar. Dalam benih itu pula akar-akar yang keras dan menghujam itu berasal. Namun, akankah Allah membiarkan benih itu tumbuh besar, tanpa alpa dengan bantuan tiupan angin, derasnya air hujan, dan teriknya sinar matahari? Begitupun kita, akankah Allah membiarkan kita besar, berhasil, dan sukses, tanpa pernah merasakan ujian dan cobaan?
(Diamabil dari kata-kata bijak Andrie wongso)

Setiap hari dalam setiap langkahku mulai terasa teramat berat, cobaan demi cobaan, setetes demi tetes air mata berrcucuran dan terus mengalir deras, huuuuh….sempat ingin mengeluh tapi???? November dimana semua awal dimulai dari akhir. Tak terasa bulan februari telah aku pijak sekarang, Selembar babak kehidupan kembali dibuka lebar. Semoga menjadi awal yang baik semoga jadi pertanda yang indah. karena kau yakin akan satu hal bahwa Allah akan selalu bersama kita.
Apakan dan akankah Allah lupa mengingatkan kita dengan hembusan angin “masalah”, derasnya air “ujian” serta teriknya matahari “persoalan”? itu semua tidak akan pernah terjadi. Karena Allah Maha Tahu, bahwa hambaNya akan menemukan jalan keberhasilan, maka Allah akan tak pernah lupa dengan itu semua. Aku tidak akan pernah berkecil hati. Semua keberhasilan dan kesuksesan itu telah ada dalam diriku.





=Slip BIru=POLISI

2 11 2007

copor8.jpgKlo udah denger yang namanya polisi apa lagi pas Tilangan Ih…nyebelin banget (emang ga semuanya siy) and bukan juga semuanya salah, tapi ada juga beberapa oknum yang memanfaatkan ke”polisian”nya itu untuk memeras atau apa kata yang lebih tepat???(memanfaatkan kali………..) saat kita memang benar2 “melanggar lalu lintas” atau pun “kita dilanggar oleh yang mengatur lalu lintas” (ya cari2 masalah githu). dari beberapa temen2 sempat diskusi masalah ketika kita ditilang dijalan raya berikut macem2 pembicaraan yang terjadi, semoga bisa bermanfaat:

From: “Nugroho, Eko Sasmito ” <eko.sasmito.nugroho@citi.com>
Contoh nyata pas gw ditilang di mampang
gw foto orangnya, karena dia menyatakan : SLIP BIRU SUDAH TIDAK BERLAKU,

gw bilang: bapak bilang slip biru sudah tidak berlaku yah? kao gitu bapak saya foto yah, dia bilang : silahkan aja (sambil mesam-mesem trus cemberut pas gw foto beneran), nah, gw foto tuh, trus gw bilang: show me the rule, and i’ll obey it. dia berkeras bahwa suratnya ada di kantor, (mentang2 lihat gw full pakaian rapi, dipikirnya buru2), gw bilang, ayok, ke kantor bapak, saya siyh OK aja, asal dikasiyh lihat peraturan yang menyatakan bahwa slip biru sudah tidak berlaku. eh, polisinya jiper, trus dia akhirnya kasiyh gw slip biru dengan catatan: kalo ada apa2 saya nggak tanggung jawab yah. gw tanya balik: maksudnya apa-apa itu apa pak? dia jawab: ya ilang or gimana gitu pak thd sim-nya, gw jawab: iya (dalam hati, kalo ampe ilang toh gw punya foto elo koq) hahahahahahahahaha, nah gw saranin yg emang niat lawan polisi, mendingan punya, fotokopi SIM kita, karena kalo ampe di-ilangin, untuk buat lagi, jauh lebih mudah kalo ada nomer SIM-nya, apalagi kalo kita simpen fotokopinya. intinya kalo mao lawan polisi, ya udah, cuek aja, selama duidnya buat negara, insya allah gw rela, tapi kalo buat oom polisi, enggak deh..!!!!!!! !!! yg pas gw foto bilangnya silahkan aja foto, eh pas bunyi cekrek gitu langsung cemberut, hahahahahaha dipikirnya gw takut? gw takut sama hukum bukan sama polisi…!!! !!!!!

From : elits_e40@yahoogroups.commengenai form biru yg lagi hangat-hangatnya dibicarain  = )
Berhubung mobil lagi gak bisa diajak keliling2 siang ini saya ke kantor naik Motor andalan…sampailah Muter di depan Mall Arta gading…pas Muter saya di hadang oleh polisi berikut kira2 pembicaraan saya dengan Bp.Polisi :
Polisi : Slmat siang mas , bisa lihat Sim dan STnk?
Surya : Ok Pak…
P : Mas tau..kesalahannya apa?
S : Gak pak
P : Ini nmr Polisinya gak seperti seharusnya neh ( sambil nunjuk ke plat nmr motor saya yg memang gak standart..) sambil langsung mengeluarkan
Jurus sakti mengambil buku tilang…lalu menulis dengan sigap

S : pak Jgn di tilang degh..wong Plat aslinya udah gak tau ilang
kemana…kalo ada pasti saya pasang pak.
P : sudah…saya tilang saja…kamu tau gak banyak motor curian  skrg…(dengan nada Keras !! )
S : (dengan Nada keras Juga ) Lah !! motor saya kan ada STNK nya pak , ini  kan bukan motor curian !!!
P : kamu itu kalo di bilangin kok ngotot ( dengan nada lebih tegas !! ) kamu trima aja Surat tilangnya (sambil menyodorkan surat tilang warna ( MERAH )
S : Maaf pak saya gak mau yg warna Merah suratnya…. -Saya mau yg warna Biru aja
P : Hei !! (dgn nada membentak ) kamu tau gak sdh 10 Hari ini form biru itu gak berlaku !!!
S : Sejak kapan pak Form Biru surat tilang gak berlaku?
P : inikan dalam rangka Operasi kamu itu gak boleh minta form Biru…dulu iyah kamu bisa minta form biru …tp sekarang ini kamu gak bisa… kalo kamu gak kamu ngomong sama komandan saya ( dengan nada keras dan ngotot )
S : Ok pak , kita ke komandan bapak aja sekalian ( dengan nada Nantangin tuh polisi)
P : (dengan muka bingung ) kamu ini melawan Petugas !!
S : Siapa yg melawan bapak !! saya kan cuman minta Form Birunya…Bapak  kan yang gak mau ngasih
P : (sambil narik lengan saya ) kamu jgn macam2 yah,,,..saya bisa kenakan pasal melawan petugas !!!
S : Saya gak melawan Bapak !! ( dengan nada kencang karena saya merasa gak nyaman dengan cengkraman tangan ke lengan saya) kenapa bapak bilang form biru udah gak berlaku? gini aja pak saya foto bapak aja degh… kan bapak yg bilang form biru gak berlaku ( sambil ngambil HP nokia N70 kaliber 2 Mp)
P : Hei !! kamu bukan wartawan kan , Kalo kamu foto saya, saya bisa kandangin motor anda ( sambil berlalu dari saya )
S : saya kejar itu polisi dan sudah siap melepaskan “shoot pertama” (tiba2 di halau oleh seorang anggota Polisi lagi )
P 2 : Mas , Anda gak bisa foto petugas sepeti itu…
S : lah si bapak itu yg bilang form biru gak bisa di kasih ( sambil tunjuk polisi yg tilang saya ) lalu si polisi ke 2 itu menghampiri polisi yg tilang saya..
 
Ada pembicaraan singkat terjadi antara polisi yg menghalau saya dan polisi yg nilang saya akhirnya polisi yg menghalau saya mendatangi saya
P 2 : Mas mana surat tilang yg merah nya? ( sambil meminta )
S : gak sama saya pak…. sama temen bapak kali tuh? ( polisi ke 2 memanggil polisi yg nilang saya ) 

P : sini tak kasih surat yg biru ( dengan nada kesal , muka berak ( upsss sorry ) )  Lalu polisi yg nilang saya menulis nominal denda sebesar Rp.30.600 sambil  berkata ” nih kamu bayar skrg ke BRI ..lalu kamu ambil laghi sim kamu di sini saya tunggu
S : (sambil ngasih Senyum Pepsodent ) ok pak ..gitu donk kalo gini dari tadi kan enak… langsung ngacir Ke BRI…  

Hatiku senang bgt walaupun di tilang, Ngasih Pelajaran Berharga Ke Polisi itu….dan kepada Boss and Biss serta Bro semua sekalian kalo di tilang kita
berhak Minta Form Biru…gak perlu nunggu 2 minggu untuk sidang.. si Polisi itu gak dpt apa2 … jgn pernah pikir Gw mau ngasih DUIT DAMAI….
hiii amit2…mending gw bayar mahal ke negara…biar di pakai untuk pembangunan ehehhe..maaf kepanjangan. -..  

HIDUP FORM BIRU  !BUAT YANG BELUM TAHU, SEMOGA BERMANFAAT

Semoga bermanfaat.. . 

From : Alh@lintasarta.co.id
Guys… Sekedar info nih. Kalau kena tilang, langsung minta aja Slip Biru. Polisi Lalulintas itu punya 2 slip. ; · Slip Merah dan Slip Biru. 

· Kalau Slip Merah, berarti kita menyangkal kalau melanggar aturan  dan mau membela diri secara hukum.  Kalau kita dapat Slip Merah, berarti kita akan disidang. Dan SIM kita harus kita ambil di pengadilan setempat. Tapi ngerti sendiri kan prosesnya? Nguantri yg panjang bgt. Belom lagi  calo2 yang bejibun.
·Tetapi kalau ;
· Slip Biru kita mengakui kesalahan kita dan bersedia membayar denda...   kita tinggal transfer dana ke nomer rekening tertentu (BNI kalo ga salah).  
Abis gitu kita tinggal bawa bukti transfer untuk di tukar dengan SIM kita di kapolsek terdekat dimana kita ditilang.  

Misalnya, kita ditilang di Perempatan Mampang-Kuningan, kita tinggal ambil SIM kita di Polsek Mampang. Dan denda yang tercantum dalam KUHP Pengguna Jalan Raya itu tidak melebihi Rp. 50.000,-  dan dananya Resmi, masuk ke Kas Negara.  

Jadi, kalau ada Polantas yang sampe minta undertable Rp. 75.000,- atau Rp. 100.000,-  Biasanya di Bunderan HI arah Imam Bonjol tuh, (sorry) but it’s Bu**S**t Masuk kantong sendiri.
Trust me guys, I’ve been doing this before. 

Waktu kena tilang di Bundaran Kebayoran ( Ratu Plaza ). Saya memotong garis marka.  Karena dari arah senopati sebelumnya saya berfikir untuk ke arah Senayan, tetapi di tengah jalan saya berubah pikiran untuk lewat sudirman saja.  Dan saya memotong jalan. Saya berhenti di lampu merah arah sudirman.  Dan tiba-tiba Seorang polisi menghampiri dan mengetok kaca mobil. Dia tanya, apa saya tau kesalahan saya? Ya saya bilang nggak tau.  Trus dia bilang kalau saya memotong Garis Marga. Saya cuman bilang, masa sih pak? saya nggak liat. Maafin deh pak. Tapi dia ngotot meminta SIM saya.  Alhasil saya harus berhenti sejenak untuk bernegosiasi. Dia meminta Rp.70.000,-. Dengan alasan, kawasan itu adalah Kawasan Tertib Lalulintas.”Nyetir sambil nelfon aja ditilang mbak!”. Dia bilang gitu . Saya kembali ke mobil, dan berbicara sama teman saya yang kebetulan menemani perjalanan saya. Teman saya bilang, “Udah kasih aja Rp . 20.000 ,-  kalo ga mau loe minta Slip Biru aja”. Dengan masih belum tau apa itu Slip Biru, saya kembali menghampiri pak polisi sambil membawa uang pecahan Rp.20.000,-. “Pak, saya cuman ada segini.” Si polisi dengan arogannya berkata , “Yaahh.. segitu doang sih buat beli kacang juga kurang mbak”. Sambil tertawa melecehkan dengan teman2nya sesama `Polisi Penjaga`. 

“Ya udah deh pak, kalo gitu tilang aja. Tapi saya minta Slip yang warna Biru ya pak!”.  

Seketika saya melihat raut wajah ketiga polisi itu berubah. Dan dengan nada pelan salah satu temannya itu membisikkan, tapi saya masih mendengar karna waktu itu saya berada di dalam pos.  “Ya udah, coba negoin lagi, kalo ga bisa ga papalah. Penglaris, Mangsa Pertama. Hahahaha…” . Sambil terus mencoba ber-nego. Akhirnya saya yang menjadi  pemenang dalam adu nego tersebut. Dan mereka menerima pecahan Rp.20.000,-  yang saya tawarkan dan mengembalikan SIM saya.  

Dalam perjalanan, teman saya baru menjelaskan apa itu Slip Biru. so, kalo ditilang. Minta Slip Biru aja ya! Kita bisa membayangkan dong,  bagaimana wajah sang polantas begitu kita bilang, “Saya tilang aja deh pak,  Saya mengaku salah telah menerobos lampu merah.Tolong Slip Biru  yah!”. Pasti yang ada dalam benak sang polisi  “Yaahh… ngga jadi panen  deh gue…” 

kar0202.jpg

Drive Save, Drive Carefully, & Cheers,

Klo disemarang or di Tegal bisa kayak gitu ga yah????????





=Lowongan mebabi buta=

30 07 2007

hicks…setelah dituntuk beberapa media yang menyudutkan saya untuk dapat memposting diluar hal-hal yang teleh tertera didalam this site’s maka akhirnya aku harus segera menindak lanjuti dan meyuarakan yang mestinya disuarakan.

beberapa hari yang lalu dapat email mengenai sebuah vacation di sebuah e…dalam kata indonesianya perusahaan BUMN, klo di negara tersebut apa namanya yah??? menekatehe…, ya ternyata ada lowongan di perusahaan listrik negara di INDIA dengan gaji sangat menggiurkan.

Syarat-syaratpun sudah terpenuhi semuanya paspor dan lain-lain dibiayai semuanya oleh pihak INDIA selama proses seleksi baik diterima maupun tidak. digampakan pula denah kerja yang akan dihadapi disana

Pliss lok at Thiss…….gambar1

weiks….

untitled.jpg

Ni lagi…..

untitled2.jpg 

wah klo kayak gini mah mo digaji berapapun ga mau…adakah yang berminat????

wah mestimikim beratus ribu kali niyyy……………





LEGENDA MAKHLUK TERPILIH

19 06 2007

punakawan.jpgSemar, nama tokoh ini berasal dari bahasa arab Ismar. Dalam lidah jawa kata Is- biasanya dibaca Se-. Contohnya seperti Istambul menjadi Setambul. Ismar berarti paku. Tokoh ini dijadikan pengokoh (paku) terhadap semua kebenaran yang ada atau sebagai advicer dalam mencari kebenaran terhadap segala masalah. Agama adalah pengokoh/pedoman hidup manusia. Semar dengan demikian juga adalah simbolisasi dari agama sebagai prinsip hidup setiap umat beragama.Nala Gareng, juga diadaptasi dari kata arab Naala Qariin. Dalam pengucapan lidah jawa, kata Naala Qariin menjadi Nala Gareng. Kata ini berarti memperoleh banyak teman, ini sesuai dengan dakwah para aulia sebagai juru dakwah untuk memperoleh sebanyak-banyaknya teman (umat) agar kembali ke jalan Allah SWT dengan sikap arif dan harapan yang baik.Petruk, diadaptasi dari kata Fatruk. Kata ini merupakan kata pangkal dari sebuah wejangan (petuah) tasawuf yang berbunyi: Fat-ruk kulla maa siwalLaahi, yang artinya: tinggalkan semua apapun yang selain Allah. Wejangan tersebut kemudian menjadi watak para aulia dan mubaligh pada waktu itu. Petruk juga sering disebut Kanthong Bolong artinya kantong yang berlubang. Maknanya bahwa, setiap manusia harus menzakatkan hartanya dan menyerahkan jiwa raganya kepada Allah SWT secara ikhlas, seperti berlubangnya kantong yang tanpa penghalang. Bagong, berasal dari kata Baghaa yang berarti berontak. Yaitu berontak terhadap kebathilan dan keangkaramurkaan. Si “Bayangan Semar” ini karakternya lancang dan suka berlagak bodoh.Secara umum, Panakawan melambangkan orang kebanyakan. Karakternya mengindikasikan bermacam-macam peran, seperti penghibur, kritisi sosial, badut bahkan sumber kebenaran dan kebijakan. Para tokoh panakawan juga berfungsi sebagai pamomong (pengasuh) untuk tokoh wayang lainnya. Pada dasarnya setiap manusia umumnya memerlukan pamomong, mengingat lemahnya manusia, hidupnya perlu orang lain (makhluk sosial) yang dapat membantunya mengarahkan atau memberikan saran / pertimbangan. Pamomong dapat diartikan pula sebagai guru / mursyid terhadap salik yang dalam upaya pencerahan jati diri.Karakter Panakawan sebenarnya muncul berdasarkan penuturan Puntadewa / Dharmakusuma (satu-satunya dari Pandawa yang memeluk Islam) kepada Sunan Kalijaga dalam komunikasi ghaib sesama aulia. Dijelaskan juga bahwa selain Semar, para panakawan yang dinyatakan sebagai anaknya (Gareng, Petruk dan Bagong) sebenarnya adalah dari bangsa Jin.Tokoh Panakawan dimainkan dalam sesi goro-goro. Pada setiap permulaan permainan wayang biasanya tidak ada adegan kekerasan antara tokoh-tokohnya hingga lakon goro-goro dimainkan. Artinya adalah bahwa jalan kekerasan adalah alternatif terakhir. Dalam Islam pun, setiap dakwah yang dilakukan harus menggunakan tahap-tahap yang sama. Lakon goro-goro pun menggambarkan atau membuka semua kesalahan, dari yang samar-samar menjadi kelihatan jelas sebagaimana sebuah doa: Allahuma arinal haqa-haqa warzuknat tibaa wa’arinal bathila-bathila warzuknat tinaba, artinya: Ya Allah tunjukilah yang benar kelihatan benar dan berilah kepadaku kekuatan untuk menjalankannya, dan tunjukillah yang salah kelihatan salah dan berilah kekuatan kepadaku untuk menghindarinya.





Kampung Tanpa Asap Rokok

26 03 2007

Pernah membayangkan, ada satu kampung tanpa seorang pun yang mengisap rokok? Jika Anda ingin melihatnya, datanglah ke Kabupaten Enrekang, tepatnya di Kampung Bone-Bone. Kampung yang sejuk dan asri ini terhampar di kaki Gunung Latimojong.

Untuk mencapai kampung Bone-Bone, Anda terlebih dahulu harus melewati Kampung Baraka. Jangan khawatir, kampung ini bisa dicapai dengan kendaraan roda empat. Namun tahun lalu, menuju Bone-Bone hanya bisa dilakukan dengan mengendarai sepeda motor, kuda, atau berjalan kaki.

Memasuki kampung Bone-Bone, Anda akan melihat rumah-rumah penduduk berupa rumah panggung yang dibangun di dasar bukit hingga pada ketinggian 200 meter. Rumah-rumah itu didirikan bersusun-susun di atas lereng bukit sehingga tampak sangat indah. Kepala Kampung Bone-Bone, Ikhsan, mengatakan, warganya berjumlah sekitar 80 kepala keluarga, atau lebih dari 500 orang.

Di tengah kampung ini terdapat lapangan sepak bola, sebuah masjid berukuran 17 X 17 meter, dan sebuah sekolah dasar. Menurut Ikhsan, sudah lebih dari 10 tahun tak satu pun penduduk kampung ini yang merokok. ”Tak ada aturan tertulis, tapi masyarakat mematuhinya,” ujar Ikhsan.

Bagi warga pendatang, biasanya diberi kesempatan tiga hari saja untuk merokok di kampung itu. Lewat dari tiga hari, pendatang tak boleh lagi mengepulkan asap rokok di kampung ini. Bagaimana jika ingin sekali merokok? Tak ada jalan lain, mereka harus keluar dulu dari kampung Bone-Bone.

Tapi belakangan ini, diakui Ikhsan, ada warga kampung ini yang diam-diam mulai merokok. Walau dilakukan secara sembunyi-sembunyi, tetap saja ketahuan. ”Sebab, warga di sini sangat sensitif dengan aroma tembakau. Jadi kalau ada yang merokok, pasti ketahuan,” ujarnya.

Selain dikenal sebagai kampung tanpa asap rokok, Bone-Bone juga bisa menjadi daerah percontohan bagi penegakan syariat islam. Para ibu di kampung ini hampir seluruhnya mengenakan busana Muslim dan menutup aurat. Begitu pun anak-anak perempuan.

Dalam pergaulan sehari-hari, juga terlihat jelas ada pemisahan antara kaum lelaki dan perempuan. Anak-anak yang sedang bermain pun terlihat berkelompok dengan sesama jenisnya. Dan saat tiba waktu shalat, ketika azan mulai berkumandang, warga Bone-Bone pun langsung bersiap menunaikan kewajiban mereka selaku Muslim. Mereka hentikan sejenak aktivitas yang tengah dijalani, dan selanjutnya melakukan shalat berjamaah.