Archive

Archive for February, 2009

InAllah ya akhi&UkhtiFillah n_n

February 5, 2009 6 comments

Masa lalu kita adalah sejarah yang tidak bisa kita ubah. Tetapi,jangan sampai kita terkukung oleh masa lalu kita hingga merasa tidak mungkin berubah.ikhwan20n20akhwat

Assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh!

“Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan. Kau tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupanmu sampai kau melupakan kegagalan dan rasa sakit hatimu.”
“Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan. Akan tetapi, seringkali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup itu sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan untuk kita”.

Harapan-harapan masa laluku kepada”dia” dan janji-janji kita dulu untuk mencapai pernikahan, ternyata hanyalah sebatas impian. Allah Maha Mengetahui yang terbaik untuk hamba-Nya. Biarlah itu semua menjadi kenangan dalam hidupku. Sejujurnya aku akui, begitu banyak kenanganku bersamamu. File-file dan foto-fotomu di notebook dan PC-ku masih banyak tersimpan. Satu orang yang sangat aku cintai dan sangat aku percayai. memilih seseorang yang lain untuk menjadi pendamping hidupnya InsyAllah, pedih saat dia mengatakan semua itu tapi itulah kenyataannya.

“Pergiliran roda kehidupan kadang tidak bisa ditolak. Hadapi kenyataan dan berserah diri kepada-Nya adalah jalan terbaik.” Aku coba merenungi apa yang pernah dikatakan oleh pimpinan Wisata Hati itu. Memang tidak gampang menerima kenyataan. Tapi kalau aku pikirkan dengan lebih mendalam, diterima atau tidak suatu kejadian buruk, ia sudah terjadi dan kita tidak bisa memutar ulang waktu. Apalagi yang bisa kita lakukan selain mengembalikan semua kejadian kepada Sang Penguasa setiap kejadian itu sendiri? Lalui saja dengan ikhlas. Betapapun beratnya penderitaan dan peliknya sebuah persoalan, pasti ia akan berujung. Dan hal itulah yang coba aku lakukan saat itu. Alhamdulillah, dengan satu keyakinan akan janji-Nya, di antaranya dalam Q.S. Al-Furqan [25] : 68-70.

“Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina; barang siapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya), (yakni) akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal shaleh; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Dan seiring berjalannya waktu, cobaan dan ujian hati yang aku alami, perjalanan hidup, hikmah-hikmah yang indah, dan pengalaman yang kudapat semakin membuat hatiku lebih mengerti akan arti kehidupan ini. Bersikap ikhlas dan sabar akan membuat segala kekurangan tidak akan menyesakkan dada lagi. Masa lalu kita adalah sejarah yang tidak bisa kita ubah. Tetapi, jangan sampai kita terkukung oleh masa lalu kita hingga merasa tidak mungkin berubah. Apa yang aku alami di masa lalu adalah satu tamparan pedih. Namun, sesungguhnya di balik itu semua sangat berarti untuk jiwa ini. Disadarkan akan arti cinta sejati. Cinta sebelum menikah adalah cinta semu yang tidak perlu disakralkan dan diagung-agungkan!

Innaa lillahi wa innaa ilayhi rooji’uun. Alhamdulillah, Dia masih memberikan hidayah-Nya dengan cara seperti ini.

Insya Allah, aku akan segera meyempurnakan separuh agama. Seorang wanita shalehah yang akan aku cintai sepenuh hati. Seorang yang mencurahkan ketulusan kasih sayangnya, mau menerima diriku seutuhnya, dan siap hidup berjuang bersama dijalan-Nya dalam suka dan duka. Aku tidak tahu siapa dia. Jika waktunya telah tiba nanti, semuanya akan terang benderang. Anugerah terindah itu pasti akan datang. Sesungguhnya tiada sesuatu yang lebih indah di dunia ini selain jalinan persaudaraan. Aku ingin jalinan persaudaraan di antara kita dan keluarga yang sudah terbangun selama ini tetap ada, terlepas status dari hubungan kita sekarang. Forget it! Aku masih tetap mencintaimu. Tapi cinta sesama saudara seiman. Hanya sebatas itu. Kau tidak usah bersikap antipati terhadapku. Kau tidak usah khawatir. Aku hanya ingin komunikasi di antara kita dan keluarga tetap baik. Aku tetap menjalin komunikasi denganmu bukan berarti aku ingin kondisi hubungan kita seperti dulu lagi. Mohon hal ini untuk dipahami. Wallahu a’lam kalau ternyata Allah mentakdirkanmu sebagai jodohku kelak. aku tidak menggantikan panggilan “Ade” dengan kata ganti “’Loe” dan berharap masih memanggilku dengan sebutan “Mas” . Semata untuk menjaga persaudaraan diantara kita. Once again, aku menginginkan hubungan baik kita terjalin lagi, sama seperti hubungan baikku yang masih tetap terjalin indah.Aku hanya ingin tetap menjalin silaturahim. Bukankah menjaga silaturahim itu salah satu tiket masuk surga?

Mohon maaf atas segala salah dan khilaf. Semoga Allah masih terus berkenan memberikan hidayah dan rahmat-Nya. Dan ampunan-Nya kepada kita semua. Amin.

Wassalaamu’alaykum wa rahmatullahi wa barakaatuh!

Ditulis kembali oleh : Mafatihul Habibi L

Tulisan Asli oleh        : Setta SS  dari www. eramuslim.com

Advertisements
Categories: Brave Heart