Archive

Archive for March, 2009

rinduku padaMu

March 20, 2009 Leave a comment

allahWama taqarraba ilayya abdi syibran taqarabbtu ilaihi dzira’an”,“tiadalah seorang hamba mendekat kepada-Ku satu jengkal kecuali Ku-jawab kedekatan kepadanya satu hasta”. “Wama taqarabba ilayya abdi dzira’an taqarabbtu ilaihi ba’a”, jika hamba-Ku mendekat dan mencintai-Ku dengan mendekat satu hasta maka Aku mendekat kepadanya satu depa”. “wa in atayna maasyiyan ataytuhu harwalah, jika ia datang padaku dengan melangkah Aku datang padanya dengan bergegas”. Menunjukkan jawaban cinta Allah lebih besar selalu menjawab cinta hamba-Nya. Sebesar apapun rindu hamba-Nya, Allah lebih rindu kepadanya.

Man ahabba liqaAllah ahabballah liqa’ah, barangsiapa yang rindu berjumpa dengan Allah, Allah rindu berjumpa dengannya”, demikian riwayat Shahih Bukhari.

Subhanallah wal hamdulillah walla illahailllallahu Allahu akbar…Maha besar Allah, sunggu hamba Cinta kepadaMu ya Allah…cukuplah hanya Engaku jadi pemelihara diriku.

Demi kemuliaan dan kebesaran-MU dan juga demi kemurahan dan ketinggian kedudukan-MU di atas Arsy. Aku tidak pernah berani berharap kepada selain Engkau ya Allah. Hamba tau sesungguhnya kesulitan itu berada ditanganMu maka hanya Engkaulah yang dapat menyingkirkannya, saat -saat pintu perlindungan dunia ini tertutup, hamba tau hanya pintuMu lah yang selalu terbuka lebar untuk hamba memohon pertolongan. Sungguh Engkau berkata :

Siapakah yang pernah mengharapkan Aku untuk menghalau kesulitannya lalu Aku kecewakan? Siapakah yang pernah mengharapkan Aku karena dosa-dosanya yang besar, lalu aku putuskan harapannya? Siapakah pula yang pernah mengetuk pintu-Ku lalu tidak Aku bukakan?

Aku bersandar padaMu mohon perlindunganMu ya Allah, Engkau maha penyedia Harapan-harapan kepada seluruh HambaMu, Engkau lah yang Maha Pemurah dan Maha pengatur yang terbaik. Dermawan dan Kemurahan itu SifatMu, Dunia dan Akhirat ini semua MilikMu, semua Rahmat dan karunia ada di tanganMu, Enkau tempat bermuaranya semua harapan dan Engkau pula yang memutuskanNya, Aku takut padaMu ya Allah…berikan hamba hidayah terus limpahkanlah rahmatMu pada hamba yang lemah dan dhoif  ini.

“Maka tetaplah (Istiqâmahlah) kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan” (QS 11:112).

Ya Allah,berikanlah ketetapan hati
untuk dapat melangkah lebih baik
untuk dapat ikhlas dan tawakal
untuk dapat selalu bersyukur

berikanlah ketetapan hati
untuk selalu berIstiqomah padaMu

Hanya Engkaulah yang Maha tahu Besar Cintaku padaMU

Categories: Brave Heart

karena, tiap detik ini adalah sebuah Anugerah…

March 16, 2009 Leave a comment

alhamdulillah mata ini masih berkedip untuk selalu dapat melihat,hela nafas panjangpun masih dapat aku tarik…rasa syukur atas setiap desir anging setiap degup jantung setiap tetes hujan yang turun gemercik  di atap genting kontrakanku yang kecil di kedoya, rasa syukur ini ya Allah yang membuat aku selalu bertahan. jangan Kau cabut rasa syukur dari hatiku ini ya Allah.

kasih-dan-cinta-lillahi-taala1calm down, deep breath…
deru gemuruh ini semakin membawaku ke lamunan, ketika aroma basah tanah dan hijau deaunan dari pohon jambu didepan gemrisik terbawa angin sampai ketelinga

sebuah awal yang tampak mencuri kepiluan dahaga hati,tak ada seorangpun mengusik kebahagiaan hati namun,tak sehelai daunpun dapat tetap hijau dan terus bertengger dalam kokohnya sang ranting kala sang alam memanggil…
musim akan datang dan daun itupun akan berguguran dan dikala musim yang lain datang, daun itupun akan tumbuh kembali, akan kering,pasti…akan jatuh, pasti…
memang bagian itu sedang dijalani dan akan selalu dilalui, disaat aku mulai memandang hijau daun yang menyanyi dan melambai indah menyapaku, kembali sang alam menghempaskannya dengan desiran besar sang angin,

aku  mencintaimu seperti bumi yang setia berputar pada matahari, kalimat itu ada dalah hatiku sekarang
aku mencintaimu…
aku takan pernah lelah beri senyuman plipur lara padamu
aku takan pernah menyerah menenangkan gelisah pelipur lara hatimu
meski aku hanyalah pohon penuh ranting kecil
aku akan kokoh menjagamu
jika aku sebuah lilin, semoga lilin itu adalah lilin harapan
yang ketika semuanya padam aku dapat menyalakanmu kembali
meski aku akan leleh hilang suatu waktu nanti.
aku merindukanmu seperti pagi yang merindukan matahari, dan sang malam
merindukan bulannya.

wahai Sang Pembolak-balik hati
waktu pengabdian ini aku tulus untuk mendekatkan diriku padaMu
berikanlah ketetapan hati untuk selalu dapat melangkah lebih baik
untuk dapt ikhlas….tawakal…bersyukur
untuk bisa merasakan arti istiqomah itu

walau jujur terkadang aku memekikan kalimat “kalah”
kembali ku lihat se utas simpul tawa di ujung gurat2 luka bahagia
sungguh manis perjuangan ini.

aku sadar medan juang masihlah sangat jauh..
masih banyak yang belum terselesaikan dari bagian tugas itu
jika memang aku kalah, mulai sekarang aku takan terkalahkan..

untukmu Hanif, Esi, Siska, Huda…
cinta mas untuk kalian
karena, tiap detik ini adalah sebuah Anugerah…
tiap tawa adalah Karunia…
dan tiap tetes air mata ini adalah Cinta…
akan tiba saatnya nanti,pelangi menyingsingkan sinarnya diatas kita
sehingga tak perlu lagi memupus asa

terimaksih untuk setiap doa yg kalian panjatkan kepada Allah
untuk selalu mengiringi langkah perjalanan mas mu ini.

doa, dan senyuman kalian itu hidup mas
cinta dan kasih kalian itu nafas mas

teruntukmu adik-adiku mas cinta kalian

Allohumma mushorrifal qulub, qulubana ala tho’atika
Robbi ‘audzubika hammazati sayathini wa’audzubi Rabbi ayyahdhurun…

Semoga ALLAH mnunjukan kita semua kebenaran dan menjaga kita untuk selalu istiqomah dalam bertauhid pada NYA

Wahai Dzat Yang Maha Membolak-balik hati, tetapkan hatiku selalu kepada agama-Mu…Amiin

Categories: Brave Heart