Archive

Archive for June, 2010

aku dan airmataku

June 30, 2010 3 comments

Kini hatiku benar-benar menjerit, seolah memuntahkan semua gejolak rasa sakit dari dalam raga ini, ya Rabb…jaga hamba, sabar ini mulai mengucur habis dalam setiap tetes air mata yang aku keluarkan, ikhlas ini juga mulai sesak sehingga aku susah bernafas dalam isakku.

Hamba tau Engkau sedang mengujiku, lewat semua rizki yang engkau limahkan kepadaku, jika ini memang titian menuju syurgamu dan untuk memperoleh ridhomu, walau dengan merangkak, berdiri, berlari, lalu terjatuh kembali, aku takkan pernah berhenti meraih jalanMu ya Rabb.

Ya rabb, jika ini adalah caraMu untuk menunjukan hamba jalan menuju kebenaranMU, tuntun hati hamba ya Rabb, di renggang nyawa hamba yang berjalan separuh raga, dalam titian hati yang teramat galau kini, hanya tangan ini menengadah kepadaMU, hanya tetes air mata ini mengucur dikedua pipiku, hanya lisan dan hati yang senantisa berdzikir dan memohon ampunanMU

Sudah gak penting lagi rasa sakitku, sudah gak penting lagi…Aku hanya Ingin CINTAMU ya Rabb, berilah hamba walau hanya setetes, Ya Allah, jagalah ia dengan Penjagaan-Mu, karena ku tak mampu menjaganya…Tegur ia dengan Kelembutan-Mu, karena ku tak bisa menegurnya…Sentuh hatinya tuk selalu pasrah pada-Mu, karena ku belum layak sentuh keindahan jiwa raganya…

Subhanallah, wal Hamdulillah wala illahaillallah…..lakhaula waquwwata illabillah…..

air mata ini, air mata permohona doa untukmu, setiap tetesnya kusimpan kesedihan jiwaku, dalam tiap isaknya aku simpan pedih hati ini, dalam hening aku bersimpuh berdua denganNYA, Ya Rabbi….Engkau Maha Tau hati setiap hambamu, Engkau adalah perencana terbaik untuk setiap hambaMU, CINTAI hamba ya Allah…karena hamba hanya punya Engkau…Yang teramat AKU CINTAI, AKU CINTA ENGKAU YA RABB….

@mushola wisma antara lt.9, 2.46 am, dari hambaMU habibi

Categories: Brave Heart

Untukmu Calon Bidadari Syurgaku

June 18, 2010 2 comments

teruntuk engkau calon bidadari syurgaku,

Semoga nanti ada ukhuwah yang lebih baik, setelah terbangun dari sebuah singgasana pelaminan yang megah itu, setelah arak-arakan penuh senyum ceria menemani perjalanan kita, ucapan selamat yang tidak berhenti silih berganti, semua dalah hitungan jam, kemudian berganti hari, kemudia usai. tertinggal kita, kita yang akan mengarungi bahtera baru dalam lautan luas membentang didepan kita, ada banyak karang disana, ombak yang tinggi pun akan selalu kita temui dalam perjalan kita menuju Cinta-NYA.

ade,

Sebelum semua itu, kamu harus tau, bahwa mas hanyalah manusia biasa, hanya punya langit untuk tempat mas berlindung, hanya ada sepasang kaki untuk mas berjalan, mas hanya punya sepasang tangan untuk menengadah meminta sesuatu dari sang pemilik hidup ini, tiap harinya mas hanya berjalan kaki untuk mengais sedikit rejeki yang Allah berikan untuk mas, peluh keringat pun selalu muncul sampai kemudia kering, mas belum punya kereta kencana untuk selalu membawamu melangkah bangga ketidak berjalan disamping mas, mas pun tidak punya sesuatu atap yang megah, alas istirahatmu yang penuh kenyamanan, hanya angin alam yang mas punya untuk menyejukanmu.

bukan apa-apa, tapi mas pengin kamu tau, agar engkau pun bersyukur, seperti syukur yang mas punya sekarang, mas hanyalah ingin jadi pria akhir zaman dihatimu bersama punya cita-cita membangun keturunan yang insyaAllah sholeh, aku hanya ingin jadi pelindungmu, dimana engkaulah yang akan jadi penghuni hatiku, kamu adalah navigator dikapalku, mas hanya ingin ketika mas jadi raja maka ade adalah orang pertama yang menikmati anggur singgasanaku bersama belajar adanya iman & tawa dikeluarga kita, dalam meniti sabar dan syukur.

kebahagiaan itu semoga terus mengalir sampai nanti kita dipertemukan kembali dalam indahnya syurganya Allah, disana engkaulah bidadariku, berkumpul kembali dengan semua orang yang kita cintai, semoga engkau benar yang dituliskan Allah di lauhmahfudNya, sebagai bagian dari tulang rusuk mas.

mas tidak bisa menuntuk kamu untuk jadi siti khadijah, yang begitu setia dan pandai menjaga sampai akhir khayatnya, bukan pula siti hajar yang begitu setia ketika sengsara menimpanya, mas hanya ingin ade sebagai seorang wanita akhir jaman dihidup mas, yang terus berusaha menjadi istri yang sholekha

semoga kita jadi keluarga yang pandai bersyukur, karena disaat hati kiba bisa bersama untuk senantiasa sabar dan ikhlas terhadap sesuatu, ada rasa sykur yang mengalir disana, disaat itu pulalah kebahagian akan selalu mengair untuk kita

jangan pernah menyerah ade…Janji Allah selalu pasti, sudah di tuliskan dalam qadha dan qhadarnya Allah, Cinta kita nanti adalah cinta untuk bersama berma’rifat, bermahabbah untuk membuktikan diri bahwa kita benar-benar hanya MENCINTAI-NYA.

untukmu adeku(siapapun dia)…dipenantian yang takan pernah berarti sia-sia. nanti aku pasti menjemputmu bidadariku

Categories: Brave Heart

Doa Rabithah

June 13, 2010 Leave a comment

Ya Allah, Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta padaMu, telah berjumpa dalam taat padaMu, telah bersatu dalam dakwah padaMu, telah berpadu dalam membela syari’atMu. Kukuhkanlah, ya Allah, ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan nur cahayaMu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepadaMu dan keindahan bertawakkal kepadaMu. Nyalakanlah hati kami dengan berma’rifat padaMu. Matikanlah kami dalam syahid di jalanMu. Sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Ya Allah. Amin. Sampaikanlah kesejahteraan, ya Allah, pada junjungan kami, Muhammad, keluarga dan sahabat-sahabatnya dan limpahkanlah kepada mereka keselamatan.

Hasan Al banna

Categories: Brave Heart