Archive

Archive for January, 2014

kembali belajar bersyukur

January 13, 2014 Leave a comment

Assalamualaikum sob,

Tidak terasa sudah 1 tahun tidak menyentuh blog ini, di 2014 ini ijinkan hamba selalu bersyukur atas segala nikmatMu ya Rabbi, pagi ini adalah pagi maulid nabi Muhammad SAW  Uswah khasana kita, sudah satu minggu bergelut dengan mual muntah lambung mulai kurang bersahabat, tenggorokan sakit meradang. but yuk mari tetap belajar bersyukur.

Semua peristiwa yg terjadi di muka bumi ini hanya ALLAH yang mengendalikannya, setiap nafas kehidupan yang ada pada makhlukMU ALLAH jua yg memberikan, Izinkan aku untuk terus bersyukur atas smua nikmat yg selama ini dan sampai saat ini tengah aku rasakan, nikmat dimana ketika pagi menjelang dan aku masih Engkau beri kesempatan untuk bisa melihat dan merasakan begitu indah pagiMU,nikmat dimana ketika aku membuka mata masih bisa aku menghembuskan nafasku, nikmat dimana ketika aku harus menjalankan smua aktifitasku Engkau berikan tenaga sehat untukku, nikmat dimana aku masih bisa menyebarkan senyum kepada orang-orang yang ku sayang,nikmat dimana aku masih bisa merasakan rasa syukurku kepadaMU.

Hidup memang penuh dengan goresan warna
Gelisah, duka dan air mata juga menjadi lukisannya
Jikalau rasa itu masih saja menghuni rongga hati dan menghentak dada
Cobalah melihat keindahan alam semesta
Seraya tafakur, mendekatkan diri pada Sang Pemilik Cinta

bait diatas memang tidak seindah kalimat-kalimat cinta, hanya makna sebuah kalimat Allah Maha Perencana terbaik, berbaik sangkalah kepada-Nya. Sesungguhnya Allah Maha sayang terhadap hamba-hamba-Nya. Ingat selalu firman Allah, “Aku tergantung persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku. Jika baik, maka baiklah adanya. Dan jika buruk, maka buruklah adanya.” (HR. Ahmad, Ath-Thabrani dan Ibnu Hibban).

Ketahuilah sob, jika kamu berbaik sangka kepada Allah, pasti akan lebih merasa ridha dan rasa sakit menjadi  lebih ringan, sebab kita harus yakin sepenuhnya bahwa Allah tidak menakdirkan kecuali kebaikan. sob kita juga sepenuhnya harus yakin bahwa Dzat yang menimpakan sakit kepadamu tiada lain kecuali sang Maha Pengasih di antara mereka yang mengasihi, yang mana Dia lebih bersifat kasih sayang kepada makhluk-Nya ketimbang seorang ibu terhadap sang anak.

Panjatkanlah pujian kepada Allah Ta’ala, bahwa penyakit serta bala yang menimpa kamu tidak ditimpakan dalam agamamu. semoga Allah memaafkan kita-terhadap sikap selalu mengeluh, tidak terima, serta perasaan dongkol atas takdir Allah. “Tidak satupun musibah yang menimpaku, kecuali aku memuji Allah atasnya, karena empat hal: Pertama, Allah tidak menjadikan musibah tersebut dalam agamaku; Kedua, Dia menganugerahiku sikap sabar terhadapnya; Ketiga, Dia tidak menjadikanya lebih besar; Keempat, Dia menganugerahiku sikap kembali kepada-Nya saat musibah itu ada.

wallahua’lam bishowaf

Advertisements
Categories: Mutiara Hati