Archive

Archive for the ‘Brave Heart’ Category

Don’t worry, you are loved

June 23, 2017 Leave a comment

Kamu boleh saja mencintai sesuatu dengan sangat, tapi ingatlah semua Akan berakhir juga. Boleh jadi kita mencintai sesuatu yang menurut kita itu baik & terbaik buat kita namun mungkin justru sebaliknya…Ya muqollibul Qulub, tetapkanlah hatiku untuk selalu setia dan ada di JalanMu

Masih teriring istighfar saat menulis ini, dapat teguran keras “kamu tuh udah tua, kalo ngomong itu di fikir” jleb…sesaat hati ini sakit, ah…kembali mungkin ucapan dan laluku menyakiti orang lain, someday or somewhere…semua niat baik kita tidak Akan diapresiasi baik oleh semua orang, tidak semua orang juga mengerti apa yang aku ucapan, namun ayok tetap berbuat baik…

Bahkan orang yang hanya datang untuk menyakiti kita, mereka datang bukan tanpa Alasan, mungkin Allah ingin agar kita belajar dari mereka.

Berilah kebahagiaan untuk semua orang, karna itu tidak Akan mengurangi kebahagiaanmu, milikilah hati yang baik…InsyaAllah hatimu Akan selalu baik.

Orang bijak pernah bilang, sakitnya jadi orang baik tetap lebih baik dari enaknya jadi orang tidak baik, kebaikan selalu menang, kalo tidak segera, nanti & itu pasti!

You are deserve for love that you spread to each other. Sometimes, the one you love don’t deserve you!

DONT WORRY, YOU ARE LOVED

Advertisements
Categories: Brave Heart

is this love?

March 13, 2017 Leave a comment

BlackHeart_by_RuslanKadieva live, life, happiness, sad, loneliness, being love, love each others…its all your own choice 

Hidupmu…Bahagiamu…Pilihanmu…Tanggung jawabmu !!!! 

tinggal bahagia mana yang engkau pilih, lega sebenarnya arena ikhlas dan rela atau tertawa dalam air mata, mencengkeram luka

masalah ada untuk disikapi dengan bijik, sulit pasti tapi percayalah itu akan menuntunmu pada kelegaan dari pada terus melukai diri dan memelihara rasa sakit…

lets be Happy :), 

mungkin tak akan sepenuhnya kebahagian yang aku bawa untukmu akan ada amarah, cemburu, senyum, tawa, tangis…

love built in truth, itu yang selalu aku yakini sampai sekarang, tanpa kepercayaan pasti tidak ada cinta, belajar mencintai kembali seseorang setelah sekian lama, kamu…iya kamu, 

don’t know how may times you hurting me, keep lie to me…to be frank i have less trust on you, but i don’t know somehow…i can’t reject this feelings

but i believe, in the end LOVE will always win

Categories: Brave Heart

Go get you self, my beloved friend

March 4, 2014 Leave a comment

bulan sabitALLAH tidak pernah memisahkan sesuatu dari hambaNYA kecuali DIA menggantinya dengan yang lebih baik.

Awal Maret tengah malam saat aku mendengar tangisannya kembali, rasanya semakin pekat malam ini, dari jendela lantai 15 dengan bulan sabit mengintip dilangit yang indah, disaat kehilangan adalah salah satu anugerah terbaik yang mungkin Allah berikan untuk kita ,belajar makna, titik untuk lebih belajar lisan-lisan taqwa, tidak ada keniscayaan dusta disana, belajar makna saat menyayian lagu kehidupan ini, lagu sakit hati, senyum indah ini kutinggalkan untukmu, kalimat “pergi” dari mulut yang selalu menderu, “karma” entah tidak pernah jelas aku tau dan maknai, tapi “hukum Allah” itu sudah ketetapanNYA, tak seorangpun dari kita yang lolos dari teguranNYA. saat teguran itu datang, ingatlah jalan-jalan yang telah engkau lewati dulu akan ada saat kelam dalam hidupmu ketika kau memaknai semuanya dari nafsyu dan keinginan. tunggulah saat itu pasti akan sangat tepat untuk kita bisa  belajar.

Apa yang disisimu akan lenyap dan apa yang disisi Allah adalah kekal. Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.’ (QS. an Nahl : 96).

Ya Allah.. Jikalau cinta ini adalah ketertawanan,tawanlah hatiku dengan cinta kepada-Mu,agar tidak ada lagi yg dapat menawan hatiku.. Jikalau rindu ini adalah rasa sakit,penuhilah rasa sakit ini dengan rindu kepada-Mu….”

pelajaran ini sunggung indah, mungkin lebih indah dari sekumtum mawar yang pernah aku beri untuknya, lebih indah dari nyayian senja yang selalu dipuja, langit orange tenggelan indah penuh makna,

go get your self my belofed friend, forgive your self & move on !!!

Categories: Brave Heart

sad time, bad time face

September 26, 2011 1 comment

Harapan demi harapan, senang sedih, tawa dan tangis tidak akan pernah hilang dari kehidupan kita, kita semua berjuang demi sebuah harapan, senang saat kita bahagia terhadap apa yang kita raih, sedih jika semua tidak sesuai dengan harapan kita, tapi apakah kita bisa tetap tawadhu disaat rahmat yang ada adalah kebahagiaan atau terus jadi kufur atas semua nikmatNya, sebaliknya saat kita sedih, kita lebih mendekatkan diri kita kedapa Allah SWT, apa lebih membuatNya murka dengan kesombongan kita.

terngiang ucapan syair indah dari seorang ayah, seorang inspirator, sebuat bait indah,

Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku,
bahwa sesungguhnya ini hanya titipan
Bahwa mobilku hanya titipan Nya, bahwa rumahku hanya titipan Nya,
bahwa hartaku hanya titipan Nya
Tetapi, mengapa aku tidak pernah bertanya, mengapa Dia menitipkan padaku?
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku?
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yg bukan milikku?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh
Nya?
 
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah,
kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka,
kusebut dengan panggilan apa saja yang melukiskan bahwa itu adalah derita
Ketika aku berdoa, kuminta titipan yg cocok dengan hawa nafsuku,
aku ingin lebih banyak harta, lebih banyak mobil, lebih banyak rumah,
lebih banyak popularitas, dan kutolak sakit, kutolak kemiskinan.
Seolah semua “derita” adalah hukuman bagiku
Seolah keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti matematika:
“aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku,
dan nikmat dunia kerap menghampiriku
Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan kekasih
Kuminta Dia membalas “perlakuan baikku” dan
menolak keputusan Nya yang tak sesuai keinginanku,
Gusti, padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanyalah untuk
beribadah…
“Ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja”
 (WS Rendra)

sajauh mana kita sudah bersyukur, mendekat ketika kita sedih dan penuh masalah & lupa ketika kita tertawa bahagia, bahagia atau sedih semua adalah ujian Allah SWT untuk kita jangan pernah takut untuk bahagia atau sedih sob, dihitungan batas umur kita akan ada banyak tawa dan tangisan tapi masing-masing dari kita akan menemukan cara kita sendiri untuk bersyukur.

“Siapa yang menjaga kehormatan dirinya—dengan tidak meminta kepada manusia dan berambisi untuk beroleh apa yang ada di tangan mereka—Allah l akan menganugerahkan kepadanya iffah (kehormatan diri) Siapa yang merasa cukup, Allah  akan mencukupinya  (sehingga jiwanya kaya/merasa cukup dan dibukakan untuknya pintu-pintu rezeki).  Siapa yang menyabarkan dirinya, Allah akan menjadikannya sabar.  Tidaklah seseorang diberi pemberian yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran.

” (HR. Al-Bukhari no. 1469 dan Muslim no. 2421)

“Ya Tuhanku, tunjukkanlah kepadaku bagaimana mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu-bapakku. Jadikanlah amal perbuatanku sesuai dengan keridhaanMu dan berikanlah kebaikan kepadaku berkelanjutan sampai kepada anak-cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepadaMu, dan aku adalah orang yang berserah diri. (Al-Ahkaf: 15).

semoga kita jadi orang yang senantiasa bersyukur dalam segala kondisi kehidupan kita, Amiiin allahumma Amiiin.

wallahualam…

Categories: Brave Heart

Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku

March 23, 2011 3 comments

Rabbanaa aatinaa min ladunka rahmatan wa hayyi’lanaa min amrinaa rasyadan.

Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami. (AL Kahfi:10)

untaian apa lagi yang akan terlontar, seperti berlalu sejenak,dan aku yang semakin jauh
ketika cinta adalah sebuah perjuangan, Kasih sayang dan petunjuk masih terjerat dengan dinding ini,
hmmm…air mata rasanya sudah kering, namun kadang tak jua berhenti mengalir

pagi ini, masih berselimut balutan sarung saat dhuha
Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku (QS. Thoha 25-28)

rasanya begitu lurus lidah ini berkata kuat, namun teramat rapuh saat mengahadapinya
rasanya begitu fasih kita melafazkan kalimat penenteram hati, namun hati sendiri terkadang galau

jadi begitu bodoh ketika bertemu dengan kalimat “CINTA”

Ya Allah, berilah aku cinta-Mu dan cinta orang-orang yangmencintai-Mu, serta segala yang mendekatkanku pada cinta-Mu. Ya Allah, jadikan segala rezeki yang Engkau karuniakan dari apa-apa yang aku sukai, kekuatan bagiku yang dapat aku pergunakan dalam mencintai-Mu. Ya Allah, jangan jadikan apa yang kumiliki itu selalu ada di sekitarku, ambillah ia untuk apa yang Engkau sukai.”

seperti aku mencintai-MU disetiap degupan jantung, dan denyutan nadi
hatiku milik-MU, lidungi hamba-Mu ya Rabb…

Rabbi zidni Ilma warzuqni fahma, amiiin…

Categories: Brave Heart

Salam terakhir

September 14, 2010 2 comments
27 Ramadhan 1431 H
Engkau sang Maha pengatur segalanya Ya Rabb,
rizki ini semoga serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji….Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaanMU bagi setiap orang yang sabar lagi bersyukur, Cukuplah Engkau bagiku…:)
seperti kata mutiara dari seorang sahabat :
“giving up doesn’t always mean you weak, sometimes it’s just means you strong enaugh to let go”

semua kejadian hari ini menyadarkanku bahwa sejatinya memang setiap makhluk hanya mampu berdiri digaris pengharapan selanjutnya Sang Maha pengaturlah yang akan menentukan layak atau tidaknya suatu perkara buat kita, sesuatu yang sudah di catat di lauh mahfudz sana, Qada & qadarNya.
Subhanallah walhamdulillah wala illaha illallah…
Semoga atas kehendakmu
diangkat semua rasa sedihku, berganti pelan dengan ketawadhuan
diangkat semua tangisku, berganti dengan ketaqwaan
ditutup dengan salam, seperti cintaku dulu yang berawal dari salam
rindu dan kasih sayangku dari salam
Saat tak ada lisan, tak mampu lagi begetar memahami dan mendengar lagi
aku hanya ingin tau saat Sang Maha Lembut, Sang Maha Tau mengartikan CINTA dihatiku
“demi dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, kalian tidak lah masuk syurga sampai kalian beriman, kalian tidaklah beriman sampai kalian saling mencintai, maukah kalian aku tunjukan sesuatu yang bisa menjadikan kalian saling mencintai? tebarkanlah salam diantara kalian (HR Muslim)”

Assalamualaikum,
cinta,sahabat,adik,teman yang akan selalu mengiringi pejalanan hidupku
ini salam perpisahanku untukmu,hatiku kini untuk Rabb ku, disana aku titipkan cinta terbesarku.
aku tidak mencintaimu karena engkau cantik, tidak pula aku memberimu karena asa dan iba, atau aku memintamu untuk aku sia-siakan.
“Man akhabballahi wa abghodallahi wa a’tallahi wa mana’allahi faqodi takmalal iman”

Semua hanya karena Allah,
Asslamualaikum warohmatullahi wabar0katuh,(Semoga kamu terselamatkan dari segala duka, kesulitan dan nestapa)
Categories: Brave Heart

Ajari Cinta(ku)

August 13, 2010 6 comments

Ajari Cinta(ku)

“Dan aku akan mencintaimu…” Takkan lagi ku pedulikan,Lantunan irama masa dan nama nama tahun, Sementara airmata laut mengering, Lalu membakar hutan hati

Cinta takkan berhenti mengalir sungai, Takkan menghentikan denyut jantung, Dimana cinta tanpa dinding, Dan katakata tanpa dinding Dan mimpi tanpa dinding

Dalam sejarah mawar, Dalam sejarah puisi, Bagaimana aku, mencintaimu dalam segala, Dalam layu dedaun kuning mengering, Dalam bening basah tetes bulir hujan, Cinta mengajariku menampung, Bagaimana rembulan mengembang duka, Mengajariku melihat pekat di bibir malam

“Ajari aku cinta …” Menangis tanpa menangis, Mengajariku bagaimana tidur kesedihan, Memerikan reranum katakata hati, Seperti kerlip pecahan kristal tua

(puisi dari seorang sahabat “tidak tahu”)

Categories: Brave Heart