Archive

Archive for the ‘Light stories’ Category

Kenangan

July 5, 2017 Leave a comment

Ya terkadang aku masih terngiang nostalgila kita, Hal yang paling susah membuatku melupakanmu…tapi paling tidak Engkau sudah bahagia walau kita sama-sama percaya “kita” tidak Akan pernah saling melupakan.

Darimu aku belajar kerja keras, belajar artinya jadi seseorang yang tangguh, sabar, humble dan Hal positive lainnya, belajar bahwa kita bukan mahluk sempurna penuh dengan dosa, selalu berusaha memperbaiki diri tiap harinya, bersama belajar pelan Namun pasti kita lewati kehidupan ini “bersama”.

Ah..jalan kenangan itu bersamamu, berdua sama-sama penikmat Senja, saat langit berwarna jingga tenggelam bersama matahari…sesaat malam datang, indahnya bintang pasti kita nikmati.

Hey, kenanganku termakasih sampai saat ini engkau masih jadi adik, sahabat dan tempat kelukesahku bercerita, kini aku tau kau bukanlah kenangan, dan cerita kita bukan masa lalu….

Advertisements
Categories: Light stories

10 Mei

May 10, 2016 Leave a comment

10 Mei 2016

purple_roseSemoga diangkat semua rasa sedih ini, berganti pelan dengan ketawadhuan, diangkat semua tangis ini, berganti dengan ketaqwaan ditutup dengan salam, seperti cintaku dulu yang berawal dari salam
rindu dan kasih sayangku dari salam
Saat tak ada lisan, tak mampu lagi begetar memahami dan mendengar lagi aku hanya ingin tau saat Sang Maha Lembut, Sang Maha Tau mengartikan CINTA dihatiku

saat teringat kembali semburat senja yang selalu disukainya, senyum yang berlesung yang dimilikinya, sekarang hanya kalimat manis & bahagia yang terdengar sayu dari kejauhan tepisah jarak, terpisah waktu.

Semoga bertambah kebahagian untukmu adiku, sahabat, best friend i ever had. jika sempat kabari aku dengan cerita kebahagiaanmu disana dalam setiap perjalan indah hidupu kedepan.

Selamat ulang tahun.

Categories: Light stories

Jikalah Semua Menjadi Masa Lalu…

January 18, 2010 Leave a comment

Huaaaaam….*_*, hari ini seperti biasa bangun tidur sholat Tahajud (*masih kadang2 T_T), dilanjut sholat subuh, setelah itu kegiatan rutinnya dengerin radio sambil ngantuk-ngantuk di 105.0 FM 😀 , dengerin ceramahnya aa Gym…,Alhamdulillah makanan rohani di tiap pagi hari 🙂 ,tapi pagi ini ada sedikit yang menyengat telinga dan menusuk kalbu ini (*rada lebay yah… tapi kenyataan kok),  sebelum ceramahnya dimulai, sebuah prakata/pembuka atau apalah namanya tentang sebuah “masa lalu”,berikut beberapa penggal kata-kata tentang masa lalu, semoga bermanfaat,

Astaghfirullah….betapa aku jauh dari Mu ya Allah, semoga hambaMu ini termasuk kedalam orang-orang yang bertaqwa dan senantiasa bersyukur atas nikmatMu ya Rabb…cerita tentang sebuah “sesuatu” yang akhrinya pasti jadi masa lalu…

Kawan…

jika pada akhirnya sebuah DERITA akan menjadi masa lalu, maka mengapa aku mesti menjalaninya dengan sepedih rasa, sedangkan KETEGARAB bakalan jauh lebih indah dikenang nanti.

jikalah KESEDIHAN itu pada akhrinya akan menjadi masa lalu, kenapa aku tidak menikmatinya saja, sedangkan ratapan dan tangisan ini tidak akan berarti apa-apa.

Jikalah LUKA dan KECEWA akan menjadi masa lalu pada akhirnya,maka mengapa mesti dibiarkan meracuni jiwa, Sedang KETABAHAN dan KESABARAN adalah lebih utama.

Jikalah KEBENCIAN dan KEMARAHAN akan menjadi masa lalu pada akhirnya,Maka mengapa mesti diumbar sepuas jiwa,Sedang MENAHAN DIRI adalah lebih berpahala.

Jikalah KESALAHAN akan menjadi masa lalu pada akhirnya, Maka mengapa mesti tenggelam di dalamnya, Sedang TAUBAT itu lebih utama.

Jikalah HARTA akan menjadi masa lalu pada akhirnya, Maka mengapa mesti ingin dikukuhi sendiri, Sedang KEDERMAWANAN justru akan melipat gandakannya.

Jikalah KEPANDAIAN akan menjadi masa lalu pada akhirnya, Maka mengapa mesti membusung dada dan membuat kerusakan di dunia, Sedang dengannya manusia diminta MEMIMPIN dunia agar sejahtera.

Jikalah CINTA akan menjadi masa lalu pada akhirnya, Maka mengapa mesti ingin memiliki dan selalu bersama, Sedang MEMBERI akan lebih banyak menuai arti.

Jikalah BAHAGIA akan menjadi masa lalu pada akhirnya, Maka mengapa mesti dirasakan sendiri, Sedang BERBAGI akan membuatnya lebih bermakna.

Jikalah HIDUP akan menjadi masa lalu pada akhirnya, Maka mengapa mesti diisi dengan kesia-siaan belaka, Sedang begitu banyak KEBAIKAN bisa DICIPTA.

“Wahai Allah aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah al Masih ad Dajjal dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah kehidupan dan fitnah saat kematian, dan aku berlindung kepada-Mu dari dosa dan hutang.” (HR. Bukhori)

Wallahua’lam

Ya Rabbi…

sujud hamba memohon AmpunanMu.

Categories: Light stories

=Lowongan mebabi buta=

July 30, 2007 2 comments

hicks…setelah dituntuk beberapa media yang menyudutkan saya untuk dapat memposting diluar hal-hal yang teleh tertera didalam this site’s maka akhirnya aku harus segera menindak lanjuti dan meyuarakan yang mestinya disuarakan.

beberapa hari yang lalu dapat email mengenai sebuah vacation di sebuah e…dalam kata indonesianya perusahaan BUMN, klo di negara tersebut apa namanya yah??? menekatehe…, ya ternyata ada lowongan di perusahaan listrik negara di INDIA dengan gaji sangat menggiurkan.

Syarat-syaratpun sudah terpenuhi semuanya paspor dan lain-lain dibiayai semuanya oleh pihak INDIA selama proses seleksi baik diterima maupun tidak. digampakan pula denah kerja yang akan dihadapi disana

Pliss lok at Thiss…….gambar1

weiks….

untitled.jpg

Ni lagi…..

untitled2.jpg 

wah klo kayak gini mah mo digaji berapapun ga mau…adakah yang berminat????

wah mestimikim beratus ribu kali niyyy……………

Categories: Light stories

LEGENDA MAKHLUK TERPILIH

June 19, 2007 5 comments

punakawan.jpgSemar, nama tokoh ini berasal dari bahasa arab Ismar. Dalam lidah jawa kata Is- biasanya dibaca Se-. Contohnya seperti Istambul menjadi Setambul. Ismar berarti paku. Tokoh ini dijadikan pengokoh (paku) terhadap semua kebenaran yang ada atau sebagai advicer dalam mencari kebenaran terhadap segala masalah. Agama adalah pengokoh/pedoman hidup manusia. Semar dengan demikian juga adalah simbolisasi dari agama sebagai prinsip hidup setiap umat beragama.Nala Gareng, juga diadaptasi dari kata arab Naala Qariin. Dalam pengucapan lidah jawa, kata Naala Qariin menjadi Nala Gareng. Kata ini berarti memperoleh banyak teman, ini sesuai dengan dakwah para aulia sebagai juru dakwah untuk memperoleh sebanyak-banyaknya teman (umat) agar kembali ke jalan Allah SWT dengan sikap arif dan harapan yang baik.Petruk, diadaptasi dari kata Fatruk. Kata ini merupakan kata pangkal dari sebuah wejangan (petuah) tasawuf yang berbunyi: Fat-ruk kulla maa siwalLaahi, yang artinya: tinggalkan semua apapun yang selain Allah. Wejangan tersebut kemudian menjadi watak para aulia dan mubaligh pada waktu itu. Petruk juga sering disebut Kanthong Bolong artinya kantong yang berlubang. Maknanya bahwa, setiap manusia harus menzakatkan hartanya dan menyerahkan jiwa raganya kepada Allah SWT secara ikhlas, seperti berlubangnya kantong yang tanpa penghalang. Bagong, berasal dari kata Baghaa yang berarti berontak. Yaitu berontak terhadap kebathilan dan keangkaramurkaan. Si “Bayangan Semar” ini karakternya lancang dan suka berlagak bodoh.Secara umum, Panakawan melambangkan orang kebanyakan. Karakternya mengindikasikan bermacam-macam peran, seperti penghibur, kritisi sosial, badut bahkan sumber kebenaran dan kebijakan. Para tokoh panakawan juga berfungsi sebagai pamomong (pengasuh) untuk tokoh wayang lainnya. Pada dasarnya setiap manusia umumnya memerlukan pamomong, mengingat lemahnya manusia, hidupnya perlu orang lain (makhluk sosial) yang dapat membantunya mengarahkan atau memberikan saran / pertimbangan. Pamomong dapat diartikan pula sebagai guru / mursyid terhadap salik yang dalam upaya pencerahan jati diri.Karakter Panakawan sebenarnya muncul berdasarkan penuturan Puntadewa / Dharmakusuma (satu-satunya dari Pandawa yang memeluk Islam) kepada Sunan Kalijaga dalam komunikasi ghaib sesama aulia. Dijelaskan juga bahwa selain Semar, para panakawan yang dinyatakan sebagai anaknya (Gareng, Petruk dan Bagong) sebenarnya adalah dari bangsa Jin.Tokoh Panakawan dimainkan dalam sesi goro-goro. Pada setiap permulaan permainan wayang biasanya tidak ada adegan kekerasan antara tokoh-tokohnya hingga lakon goro-goro dimainkan. Artinya adalah bahwa jalan kekerasan adalah alternatif terakhir. Dalam Islam pun, setiap dakwah yang dilakukan harus menggunakan tahap-tahap yang sama. Lakon goro-goro pun menggambarkan atau membuka semua kesalahan, dari yang samar-samar menjadi kelihatan jelas sebagaimana sebuah doa: Allahuma arinal haqa-haqa warzuknat tibaa wa’arinal bathila-bathila warzuknat tinaba, artinya: Ya Allah tunjukilah yang benar kelihatan benar dan berilah kepadaku kekuatan untuk menjalankannya, dan tunjukillah yang salah kelihatan salah dan berilah kekuatan kepadaku untuk menghindarinya.

wallahualam….

Categories: Light stories